![]() |
| photo by Noni Elina |
Menjadi seorang jomblo selama 6 tahun bukanlah perkara
mudah. Tapi bukan berarti itu tidak menyenangkan ya. Saya meyakini setiap orang
memiliki pergumulan masing-masing, dengan memiliki pacar atau pun menikah,
bukan berarti menyelesaikan semua masalah dalam hidup kita. Karena tujuan dari
itu semua sama: pembentukan karakter kita.
Yap, setiap orang pasti memiliki masalah, entah itu jomblo,
pacaran, bahkan menikah. Seni dalam menikmati setiap fase itulah yang penting.
Dalam masa jomblo ini saya mengalami banyak sekali pengalaman yang luar biasa
dengan Tuhan. Sebenarnya sedikit enggan untuk membahas hal ini, tapi saya tidak
bisa menyimpan berkat ini sendiri. Tjieh
Jadi, selama 6 tahun Tuhan mendidik saya untuk bergantung
pada Dia. Selama enam tahun itu saya jatuh cinta, patah hati, move on, dan akhirnya
sekarang, tengah menanti sembari membenah diri. Tjieh lagi
Nah, selama penantian inilah saya dibentuk oleh Tuhan untuk
menjadi seorang pasangan yang sepadan bagi dia (yang sampai sekarang saya masih
gak tau siapa). Dalam masa pembentukan ini, saya masih jatuh bangun sih. Masih
suka ngeyel dan susah diajar, well tapi saya mau terus berubah. Bukan hanya
demi pasangan di masa depan, tapi terutama untuk Tuhan yang ingin saya semakin
serupa dengan Dia.
Oke, saya rasa itu pembukaan yang terlalu panjang.
Sebenarnya saya ingin
membicarakan tentang tipe, yakni kriteria yang dimiliki untuk pasangan hidup.
Saya punya tipe pasangan hidup yang menurut saya ideal (tapi nggak mau bocorin
disini).

